Hal Manis Yang Tak Manis
Diana selalu percaya bahwa cinta adalah hal termanis dalam hidup. Sejak kecil, ia tumbuh dengan cerita-cerita dongeng tentang pangeran tampan dan putri yang hidup bahagia selamanya. Ia yakin bahwa suatu hari, kisah cinta yang sempurna juga akan menghampirinya. Lalu ia bertemu dengan Adrian. Pria yang begitu perhatian, penuh kejutan manis, dan selalu tahu cara membuatnya tersenyum. Bersama Adrian, dunia terasa seperti lagu cinta yang terus berulang tanpa henti. Namun, seiring waktu, Diana mulai menyadari bahwa tidak semua yang terlihat manis benar-benar terasa manis. Di balik bunga-bunga yang dikirim Adrian setiap minggu, ada panggilan yang selalu harus diangkat dalam satu dering. Di balik kejutan makan malam romantis , ada pesan-pesan yang harus segera dibalas tanpa terlambat. Di balik senyum dan pelukan hangat, ada kata-kata halus yang perlahan-lahan membuatnya merasa kecil dan tak berdaya. Cinta yang dulu terasa manis mulai terasa seperti madu yang mengental di tenggorokan—melekat, m...